Rapat Koordinasi desa Tentang BKK dan Melasti

Rapat Koordinasi Desa Singapadu Tengah (5/2/2018) dengan agenda pembahasan tentang pengelolaan dana BKK dan acara tahunan Melasti sasih kesange tahun 2018. Rapat dibuka oleh perbekel Singapadu Tengah I Nyoman Rosman yang di dampingi Wakil BPD Singapadu Tengah I gusti Ngurah Supartha, rapat dihadiri LPM, BPD, Bendesa, Pekaseh, Pecalang, Dan Kadus se-Singapadu Tengah. Pemaparan Perbekel tentang penggunaan dan pengelolaan dana BKK disambut antusias oleh peserta rapat, karena dalam penggunaan dana tidak boleh menyimpang dan harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Perbekel Singapadu Tengah juga terus menghimbau kepad Bendesa, Pekaseh dan pemangku adat di desa pakraman supaya lebih meningkatkan intensitas koordinasinya dengan Desa Dinas, untuk mewujudkan pemerintahan desa yang lebih baik kedepanya yang taat akan administrasi. Dana BKK itu  sendiri merupakan dana yang dikucurkan pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten sebagai perangsang masyarakat supaya selalu melestarikan adat dan budaya daerah yang ada.

Rapat Koordinasi kali ini juga membahas agenda tahunan melasti sasih kesange pada tahun 2018 dengan giliran membuat upakara/banten adalah Desa Pakraman Negari. Melasti sasih kesange menyambut tahun baru tahun Ḉaka 1940 akan dilaksanakan pada hari Kamis 15 Maret 2018, di pantai Aer Jeruk/pantai purnama, untuk waktunya jam 06.00 Wita sudah berada di pantai aer jeruk dan waktu keberngkatanya menyesuaikan arahan dari prajuru banjar masing-masing.

Saat acara melasti kali ini seperti tahun sebelumnya, untuk memperlancar iring-iringan Ida Betara lunga melasti, pecalang akan ditugaskan beberapa titik antara lain :  Pecalang yang mendapat tugas di pertigaan Singapadu adalah pecalang desa pakraman Belaluan, Pecalang Desa Pakraman Griya Kutri mendapat tugas di Tegal Tamu,  di Pertigaan Cemangaon Pecalang yang mendapat Tugas Pecalang desa Pakraman Abasan, Di Perempatan Ketewel yang mendapat tugas Pecalang Desa Pakraman Kutri dan di  aer jeruk Pecalang Desa Pakraman Negari.

Untuk ogoh-ogoh perbekel Singapadu Tengah menghimbau para kreator ogoh-ogoh supaya tidak membuat  ogoh-ogoh yang berbau politik dan disarankan menggunakan bahan ramah lingkungan supaya tidak mencemari sekitar. Rahayu Sareng Sami.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: